12 PEMAIN YANG SERBAGUNA DI DUNIA SEPAKBOLA

Apa yang kita ketahui selama ini adalah seorang pemain pasti lah memiliki tempat dimana posisi yang bisa mereka jalankan atau mainkan secara baik. Namun tidak jarang ada beberapa pemain yang diberikan posisi bukan di tempat ideal mereka biasa bermain atas keinginan pelatih. Namun menarik nya mereka tetap bisa menjalankan tugas mereka dengan baik. Berikut beberapa pemain serbaguna yang bisa bermain di posisi mana pun dalam sepak bola modern saat ini :

1. David Alaba

David Alaba adalah pesepakbola serbaguna di dunia yang dapat bermain di banyak posisi. Selama ini kita pengenal sosok Alaba sebagai bek kiri, namun posisi tersebut hanyalah sebagian kecil dari kemampuannya. Ia tidak hanya handal di bidang pertahanan, Alaba juga memiliki stamina yang luar biasa, trik kecepatan, reflek yang sangat baik sehingga dapat membaca permainan dengan cermat. Ia juga dapat diposisikan sebagai bek tengah, gelandang tengah dan winger.

2. Thomas Muller

Apakah anda pernah melihat Thomas Muller bermain di posisi gelandang? Tentu sangat jarang bukan karena selama ini kita tahu jikalau dia adalah seorang striker murni. Muller adalah seorang striker yang mempunyai naluri mencetak gol yang tinggi serta ia adalah penyerang yang paling efektif berkeliaran di sekitar area lini tengah dan depan lapangan meskipun tanpa bola di kakinya.

Beberapa pemain memiliki naluri yang sama seperti Muller, namun pada kenyataannya penyerang Jerman ini mempunyai sesuatu yang begitu ‘istimewa’.

3. Wayne Rooney

Wayne Rooney adalah striker utama Manchester United, kita semua tahu betul itu. Rooney sudah menghuni Liga Premier Inggris selama 16 tahun dan popularitasnya mencuat kala dirinya menghentikan rekor ‘The Invisible’ Arsenal 13 tahun yang lalu saat masih berseragam Everton.

Ia kini menjadi pencetak gol terbanyak nomor 3 di Manchester United dan dicap sebagai salah satu striker terbaik yang pernah ada. Rooney kerap menawarkan sentuhan akhir yang mematikan, ia cepat, kreatif dan berbeda dari beberapa striker lainnya. Rooney dapat berkeliaran di lini tengah serta memiliki kesadaran taktik yang tinggi.

4. Philipp Lahm

Sekilas kemampuan Philipp Lahm sangat mirip dengan Alexis Sanchez namun perbedaannya, Sanchez berdiri di lini depan dan Lahm berdiri di lini pertahanan. Lahm saat ini sudah pensiun dari tugas di timnasnya dan mengabdikan dirinya untuk membela Bayern Munchen.

Sejak dirinya masih kanak-kanak, ia sudah mengasah keterampilan bertahan dalam berbagai posisi. Lahm diberkati dengan kemampuan murni untuk beroperas di kedua sayap dengan kompetensi yang sama, terlebih lagi ia mempunyai kecepatan, kontrol bola dan solidaritas yang tinggi sehingga diakui sebagai salah satu bek terbaik di dunia. Namun seiring dengan bertambahnya usia, posisi Lahm diubah dan sekarang ia lebih memainkan peran di lini tengah untuk memberikan support dan pertahanan bagi Munchen.

5. Alexis Sanchez

Kita pastinya sering berdecak kagum kala Alexis Sanchez menunjukkan sedikit ‘sihir’nya yang memukau. Ia adalah striker yang mempunyai kecepatan luar biasa, terampil dan pencipta skor terbaik selama membela timnas Chili dan Arsenal. The Gunners selalu dapat bermain terampil walau tanpa Sanchez di depan meskipun posisinya begitu tak tergantikan, ia memiliki bakat untuk mengisi posisi setiap rekan-rekannya di lini tengah atau lini depan.

6. Emre Can

Emre Can adalah sosok penggabungan Michael Ballack dan Bastian Schweinsteiger karena ia dapat bermain menyerang dan bertahan dengan sangat baik. Meskipun ia baru berusia 21 tahun, ia diakui sebagai pemain di lini tengah yang memiliki teknik yang sangat bagus, kemampuan shooting yang akurat serta berbakat dalam memerankan pertahanan. Ia adalah salah satu pemain paling menonjol di Liverpool selama musim 2014/15 dan umumnya bermain sebagai bek tengah, bek kanan, gelandang tengah dan winger.

7. Sergio Ramos

Anda hanya perlu melihat Sergio Ramos saat mengontrol bola atau mengoper bola beberapa kali untuk menyadari bahwa dirinya adalah seorang bek yang serbaguna. Sergio Ramos adalah seorang pesepakbola yang tangguh dengan reflek yang luar biasa dan memiliki kemampuan atletik yang mumpuni sehingga membuatnya terlihat berbeda dari rekan-rekan setimnas atau seklubnya.

Hingga saat ini, Ramos selalu menikmati posisinya sebagai bek kanan dan ia dianugerahi dengan teknik mempesona, visi dan kecepatan luar biasa yang bisa dikatakan hampir sama dengan beberapa rekan lini tengahnya di Santiago Bernabeu. Tidak ada alasan yang rasional untuk menggeser posisi Ramos dari skuad utama Madrid dan kualitas yang dimilikinya menunjukkan jika ia bisa bermain di posisi mana saja.

8. Daley Blind

Daley Blind adalah pesepakbola serbaguna di klubnya. Louis Van Gaal dapat menugaskannya di beberapa posisi seperti bek kiri, bek tengah, gelandang bertahan, dan gelandang kiri. Ia adalah sosok yang paling efektif menurut pelatih asal Belanda tersebut.

Setelah melakukan uji coba formasi 3-5-2 saat di musim pertamanya, Van Gaal menugaskan Blind sebagai gelandang bertahan pilihan pertama dalam formasi 4-1-4-1 dan menginstruksikan dia untuk melindungi bagian belakang sehingga memungkinkan Ander Herrera dan Marouane Fellaini lebih banyak ruang untuk bergerak. Untuk menentukan peran terbaik Blin bukanlah sebuah teka-teki, dengan segala kemampuannya, ia dapat melakoni semua tugasnya dengan handal.

9. Alessandro Florenzi

Pada umumnya jika seorang pemain sering mengisi posisi yang berbeda selama 43 laga dalam 1 musim akan dicap sebagai pemain yang tidak konsisten. Namun gagasan ini sepertinya tidak berlaku bagi Alessandro Florenzi yang telah menjelma menjadi salah satu pemain paling menonjol di Stadion Olympico musim ini meskupun ia bermain sebagai bek kiri-kanan, gelandang bertahan dan gelandang serang.

Semua posisi tersebut tentu menuntut keahlian yang sangat tinggi dan sangat cocok untuk Florenzi karena ia mempunyai kecepatan, passing, teknik, stamina dan posisi bertahan yang baik. Pesepakbola asal Italia ini dapat bermain dimana saja didalam lapangan dan pastinya ia memiliki kemampuan untuk melakukan tugasnya.

10. Kevin Großkreutz

Kevin Großkreutz sering bermain 6 posisi di sepanjang musim saat membela Borussia Dortmund. Penampilannya tampak solid didalam semua aspek permainan mulai dari bek kiri-kanan, gelandang bertahan, gelandang kiri-kanan dan sayap kiri. Ia selalu menawarkan klub dengan stamina dan kapasitas fisik yang sangat besar, gairah dan jiwa kompetitif untuk menundukkan kerasnya Bundesliga. Mungkin dirinya tidak menjadi berita utama seperti Marco Reus, namun Großkreutz layak untuk dianggap sebagai salah satu pemain yang serbaguna.

11. Oscar De Marcos

Kontrol bola yang akurat serta teknik mumpuni merupakan syarat utama pemain agar dapat masuk ke dalam skuad utama timnas Spanyol saat ini. Oscar De Marcos tidak pernah membela timnas Spanyol dalam pentas internasional namun teknik penguasaan bolanya mirip seperti David Silva atau Cesc Fabregas.

Lagipula sebagian besar bintang Athletic Bilbao bertumpu pada kemampuannya agar dapat beroperasi di hampir setiap posisi di lapangan. De Marcos diberkati dengan kecepatan luar biasa dan stamina yang tak kenal lelah sehingga dapat menyerang maupun bertahan dengan baik. Ia paling sering mengisi posisi bek kanan. De Marcos adalah pemain yang berbakat yang dapat bermain di posisi bek kiri dan di lini tengah.

12. David Luiz

Posisi mana yang sangat cocok diisi oleh seorang David Luiz? Ini merupakan sebuah teka-teki yang besar dari Stamford Bridge dan butuh beberapa musim bagi Chelsea menjawabnya. Luiz didukung oleh bakat alami seorang pesepakbola Brazil yang pastinya selalu menunjukkan permainan bola yang indah dan memiliki bakat kreatif. Kualitas besar yang dimilikinya memungkinkan Luiz untuk bermain lebih dari satu posisi dan itulah sebabnya pelatih PSG melihat dirinya sangat cocok untuk dimainkan sebagai bek tengah, sayap kiri dan gelandang bertahan di sepanjang karirnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *